Mengenai Saya

Foto saya
sebagai guru pemula dalam dunia blog, berharap semoga materi yang baru sedikit terupload ini menjadi salah satu variasi media pembelajaran dan manfaat buat semua orang terkhusus buat siswa-siswi ibu sendiri

Pengikut

PEMBUATAN RANGKAIAN LISTRIK

Pembuatan Rangkaian Stop Kontak

Papan instalasi listrik menggunakan stop kontak dipraktekkan dengan menggunakan kardus beberapa peralatan listrik. Kardus digunakan sebagai papan karena menyerupai papan atau kayu. Bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum ini diambil dari lingkungan sekitar.

Tahapan Pembuatan Rangkaian Stop Kontak
1. Perencanaan

Identifikasi kebutuhan

Rangkaian listrik menggunakan stop kontak bisa dibuat dengan mengubah sebagian model papan instalasinya dan juga penempatan dan jumlah lampu yang digunakan bisa diubah
sesuai selera masing-masing.

Perencanaan fisik

Pembuatan berdasarkan bahan dan alat yang tersedia di lingkungan kalian, dan dibuat dengan penuh tanggung jawab dengan memperhatikan prinsip kerja.

2. Persiapan

Ide / gagasan

Pembuatan rangkaian listrik menggunakan stop kontak menggunakan kardus sebagai rangka bangunan. Peralatan listrik untuk rangkaiannya. Kabel sebagai penyambung arus listrik.

Keselamatan kerja

  • Hati-hati menggunakan peralatan
  • Perhatikan bagian-bagian instalasi listrik yang akan dirangkai dengan baik karena kesalahan akan mempengaruhi hasil rangkaian
3. Bahan dan Alat

Bahan

 

Alat

4. Cara pembuatan :
  • Siapkan dos/kardus bekas, potong hingga membentuk persegi panjang 35 cm X 50 cm (sesuai ukuran dos yang dipakai) kemudian buat sketsa rumah menggunakan isolasi untuk membagi ruangan seperti gambar di bawah.

  • Potong kabel sepanjang 15 cm yang akan digunakan sebagai kabel pusat arus listrik (gunakan kabel serabut warna merah putih).

  • Pasang salah satu ujung kabel pada colokan jantan.

  • Siapkan terminal 4 mata kemudian buka cup / tutupnya mengunakan obeng.

  • Ujung kabel pusat dikupas 0,5 cm kemudian isi/serabut dibagi dua seperti gambar dibawah ini.

  • Kendurkan baut bagian dalam terminal kemudian pasang ujung kabel ke terminal pusat arus listrik dan kencangkan bautnya.

  • Pasang cup/tutup terminal kembali dan kencangkan bautnya.
  • Siapkan kabel dengan panjang sesuai jarak terminal dengan posisi lampu.

 

  • Siapkan colokan jantan dan buka kap/tutupnya.

  • Pasang ujung kabel yang sudah dipotong tadi pada colokan jantan dan kencangkan bautnya.

  • Pasang kap/tutup colokan jantan dan kencangkan bautnya.

  • Masukkan ujung kabel lewat lubang yang sudah disiapkan di dekat terminal sampai pada lubang pada posisi lampu (stop kontak pertama berada di lubang nomor 1)

  • Siapkan stand lampu Lombok dan terminal sambungan kabel, kemudian pasang kabel stand lampu pada terminal sambungan kabel dan kencangkan bautnya.

  • Pasang ujung kabel yang dari saklar ke terminal sambungan kabel Stop kontak nomor 1 siap digunakan (stop kontak 1 untuk ruang dapur)

  • Untuk saklar ke-2, ke-3 dan ke-4, ulangi langkah 8 sampai 14.
  • Pasang lampu Lombok untuk masing-masing stand lampu. Hasil akhir pemasangan instalasi listrik menggunakan stop kontak.

  • Nyalakan lampu dengan cara colokkan stop kontak ke terminal arus listrik.

a. Saklar 1 untuk lampu 1 (ruang dapur)
b. Saklar 2 untuk lampu 2 (kamar)
c. Saklar 3 untuk lampu 3 (ruang tamu)
d. Saklar 4 untuk lampu 4 (teras)

SISTEM PERKEMBANGBIAKAN HEWAN

Secara umum, perkembangbiakan hewan dibagi menjadi dua cara, yaitu vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual).

1.    PERKEMBANGBIAKAN ASEKSUAL PADA HEWAN

Perkembangbiakan yang tidak melibatkan alat reproduksi

a.       PERTUNASAN

Terdapat hewan yang mampu berkembang biak aseksual dengan cara membentuk tunas (pertunasan) untuk menghasilkan keturunan. Pertunasan ditandai dengan munculnya tunas berupa tonjolan pada tubuh induknya. Contohnya ubur-ubur, Obelia dan Hydra. Tunas pada Hydra berasal dari penonjolan dinding tubuhnya, tonjolan tersebut membentuk mulut dan tentakel. Setelah cukup dewasa tunas melepaskan diri dari tubuh induknya menjadi individu baru.

Pras Academy - SMP: Reproduksi Aseksual Pada Hewan
sumber : smp.prasacademy.com

 b.      FRAGMENTASI

Perkembangbiakan dengan cara ini terjadi melalui dua tahap. Tahap pertama adalah fragmentasi, yaitu pematahan atau pemotongan tubuh induk menjadi dua bagian atau lebih. Selanjutnya, terjadi tahap regenerasi, yaitu setiap potongan tubuh induk tersebut membentuk bagian tubuh lain yang tidak ada pada bagian tersebut. Pada akhirnya, setiap potongan tubuh tersebut akan membentuk individu baru dengan bagian tubuh yang lengkap seperti induknya. Contohnya cacing pita dan cacing pipih (Planaria)

Keterangan foto tidak tersedia.
https://www.facebook.com/NSelection/photos/a.167448091243/10151775117566244/?type=3&theater

        video regenerasi planaria bisa dilihat di link youtube ://youtu.be/hTC1eNTBXvE 

c.       PARTENOGENESIS

Adalah peristiwa perkembangan sel kelamin betina menjadi individu baru tanpa melalui pembuahan. Contohnya lebah, kecoak, semut, kutu daun dan kutu air. Pada lebah, ovum yang dibuahi akan tumbuh dan berkembang menjadi lebah betina, sedangkan yang tidak dibuahi akan tumbuh menjadi lebah jantan. Lebah betina bersifat steril dan memiliki tugas sebagai pekerja dalam koloni lebah. Lebah jantan bersifat fertil. Lebah jantan mampu menghasilkan sel kelamin yang digunakan untuk membuahi sel telur yang dihasilkan oleh lebah ratu. Lebah ratu adalah lebah yang menghasilkan telur-telur yang menjadi lebah betina dan lebah jantan.

Pada lebah parthenogenesis menghasilkan lebah jantan. Partenogenesis pada kecoak menghasilkan kecoak betina tidak bersayap. Sementara itu parthenogenesis pada kutu daun dan kutu air akan menghasilkan keturunan betina.

LA REPRODUCCIÓN EN EL REINO ANIMAL - ppt descargar
sumber : https://slideplayer.es/slide/10224174/

 

2.    PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL PADA HEWAN

Perkembangbiakan melalui proses perkawinan antara hewan jantan dengan hewan betina sehingga terjadi fertilisasi. Fertilisasi adalah proses peleburan inti sel sperma dan inti sel telur. Proses fertilisasi ini akan menghasilkan zigot. Selanjutnya, zigot akan berkembang menjadi embrio (calon anak) dan pada tahap selanjutnya embrio akan berkembang menjadi individu baru.

Fertilisasi pada hewan Vertebrata (bertulang belakang) dapat terjadi secara internal dan eksternal. Fertilisasi internal terjadi apabila proses peleburan antara inti sel telur dan inti sel sperma terjadi di dalam tubuh induk betina. Contoh sapi, ayam, kura-kura, dan buaya. Fertilisasi eksternal terjadi apabila proses peleburan antara sel telur dan sel sperma terjadi di luar tubuh induk betina. Fertilisasi dengan cara ini biasanya terjadi pada hewan yang hidupnya di lingkungan perairan, misalnya ikan.

Berdasarkan cara perkembangan dan kelahiran embrionya, hewan yang berkembang biak secara seksual dibagi menjadi tiga jenis, yaitu hewan ovipar, vivipar dan ovovivipar.

1.       Hewan Ovipar

Hewan ovipar disebut juga dengan hewan bertelur. Hewan ini embrionya berkembang di dalam telur. Telur hewan ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh induk betina. Contoh hewan ovipar antara lain cicak, katak, ikan mujair, ayam, burung elang, dan itik.

hewan yang beranak  contoh hewan bertelur dan beranak  gambar hewan bertelur  contoh nama hewan yang bertelur  10 hewan beranak  20 hewan beranak  contoh ikan yang bertelur  nama nama ikan yang bertelur
sumber:namahewan-a-z.blogspot.com/2016

2.       Hewan Vivipar

Hewan vivipar disebut juga hewan melahirkan. Hewan ini memiliki embrio yang berkembang di dalam rahim induk betinanya dan akan dilahirkan pada saat umurnya sudah mencukupi. Embrio akan memperoleh nutrisi dari induk melalui perantara plasenta. Contoh kucing, gajah, badak, kerbau, anoa, babi, banteng, paus, dan kambing

Hewan Vivipar adalah : Ciri, Contoh dan Penjelasan
sumber:gurupendidikan.co.id

 3.       Hewan Ovovivipar

Hewan ovovivipar disebut juga hewan bertelur dan melahirkan. Embrio hewan yang tergolong ovovivipar sebenarnya berkembang di dalam telur, tetapi embrio tidak dikeluarkan dalam bentuk telur seperti pada hewan ovipar. Telur tetap berada di dalam tubuh induk betina. Setelah umur embrio cukup untuk dilahirkan, telur akan menetas di dalam tubuh induk dan kemudian anaknya dilahirkan. Contoh hewan ovovivipar antara lain kadal dan sebagian jenis ular.

Hewan Ovovivipar adalah : Ciri-ciri, Contoh dan penjelasan
sumber:gurupendidikan.co.id

 

 SIKLUS HIDUP HEWAN

Siklus Hidup adalah proses pergiliran makhluk hidup dari terbentuknya zigot, tumbuh dan mampu membentuk zigot Kembali. Pada beberapa jenis makhluk hidup, selama siklus hidupnya terjadi perkembangbiakan secara seksual dan aseksual, misalnya Aurelia sp (ubur-ubur). Ada pula siklus hidup yang dalam pergilirannya hanya mengalami reproduksi seksual saja misalnya pada metamorfosis. Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh pada tahap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Metamorphosis dibedakan menjadi metamorphosis sempurna dan metamorphosis tidak sempurna.

a.       aMetamorfosis Sempurna

Pada hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, telur akan berkembang menjadi hewan muda yang disebut larva. Larva memiliki struktur dan fungsi organ yang sangat berbeda dengan hewan dewasa. Contoh kupu-kupu dan katak

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna - MateriIPA.com
sumber:materiipa.com

 b.       Metamorfosis Tidak Sempurna

Pada hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, telur akan berkembang menjadi hewan muda yang disebut nimfa. Nimfa merupakan hewan muda yang mirip dengan hewan dewasa tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dari hewan dewasa. Selanjutnya, nimfa berkembang menjadi hewan dewasa. Contoh belalang, kecoak

Macam Macam Metamorfosis Pada Hewan - Mathemathika
sumber : mathemathika-blogger

 

TEKNOLOGI REPRODUKSI PADA HEWAN

1.      1.  Inseminasi Buatan

Inseminasi buatan atau kawin suntik adalah proses pemasukan cairan sperma ke saluran kelamin hewan betina dengan bantuan alat suntik. Biasanya dilakukan pada hewan ternak seperti sapi. Kelebihan Teknik inseminasi buatan adalah efisien waktu dan biaya.

√5 Metode Inseminasi Buatan Pada Sapi [TERBUKTI] Ampuh!!!
sumber: jendralgaram.com

2.            2.   Kloning

        Kloning merupakan cara reproduksi hewan untuk memperoleh keturunan yang identik dengan induknya. Dalam proses cloning yaitu memasukkan inti sel donor ke dalam sel telur induk yang telah dihilangkan inti selnya, kemudian sel telur tersebut diberi kejutan listrik sehingga mengalami pembelahan sel. Saat telah tumbuh menjadi embrio kemudian dimasukkan ke dalam Rahim induk betina lain. Hewan pertama hasil reproduksi melalui kloning adalah domba Dolly

tugas: Teknologi reproduksi dan bioteknologi
http://reizkasyabrinairzan.blogspot.com/2017

PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN GYMNOSPERMAE, LUMUT DAN PAKU-PAKUAN

 

GYMNOSPERMAE

Gymnospermae merupakan kelompok tumbuhan berbiji terbuka karena bijinya tidak dilindungi oleh kulit buah

Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki bunga seperti halnya tumbuhan Angiospermae. Namun, tumbuhan Gymnospermae memiliki alat perkembangbiakan generatif yang disebut strobilus atau runjung. Pada tumbuhan pinus dan melinjo terdapat dua jenis strobilus dalam satu pohon yaitu strobilus jantan dan strobilus betina. Pada tumbuhan pakis haji strobilus jantan dan betina terpisah atau tidak berada dalam satu pohon.  Strobilus jantan terdapat mikrosporangia (ruang-ruang spora). Di dalam sporangia sel-sel akan mengalami pembelahan meiosis dan menghasilkan mikrospora (spora jantan). Mikrospora akan berkembang membentuk serbuk sari. Serbuk sari pada tumbuhan pinus memiliki sayap. Strobilus betina tersusun dari banyak megasporofil (daun penghasil megaspora). Tiap megasporofil mengandung dua bakal biji. Tiap bakal biji mengandung megasporangium (kotak spora). Sel dalam megasporangium akan mengalami pembelahan meiosis dan menghasilkan megaspora (spora betina). Inti megaspora akan mengalami mitosis membentuk sel telur. Penyerbukan pada Gymnospermae terjadi jika serbuk sari menempel pada lubang bakal biji. Serbuk sari akan tertangkap oleh cairan yang terdapat di lubang bakal biji. Jika cairan menguap maka serbuk sari akan dapat masuk ke bakal biji dan terjadilah pembuahan.


Deden's Arpega: Siklus Hidup Angiospermae Dan Gymnospermae 

Gymnospermae yang dapat berkembang biak secara vegetatif misalnya tumbuhan pakis haji dan pinus. Tumbuhan pinus dapat berkembang biak dengan menggunakan tunas akar. Tumbuhan pakis haji dapat berkembang biak dengan menggunakan tunas yang disebut bulbil 

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) - ppt download

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN LUMUT DAN TUMBUHAN PAKU

Pernahkah kamu menjumpai tumbuhan lumut dan tumbuhan paku berbunga? Berupa apakah organ perkembangbiakan tumbuhan tersebut? Tumbuhan tersebut merupakan kelompok tumbuhan paku. Semua tumbuhan paku tidak menghasilkan bunga. Lalu bagaimana tumbuhan paku berkembang biak?perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif berlangsung secara bergantian melalui suatu pergiliran keturunan yang disebut metagenesis. Fase vegetatif (fase sporofit) merupakan tahap saat tumbuhan menghasilkan spora, sedangkan fase generatif (fase gametofit) merupakan tahap saat tumbuhan menghasilkan gamet

Man slips down slope while climbing hill in Lumut - The Leaders Online                  Ciri-Ciri Tumbuhan Paku, Struktur Tubuh, dan Klasifikasinya ...

a. Metagenesis pada tumbuhan lumut

Lumut-metagenesis | Bio-Green

b. Metagenesis pada Tumbuhan Paku

Metagenesis Tumbuhan Paku – Penjelasan Beserta Gambar

Terdapat tiga jenis tumbuhan paku yaitu paku homospora, heterospora dan tumbuhan paku peralihan yang masing-masing memiliki siklus hidup yang berbeda


# TEKNOLOGI REPRODUKSI PADA TUMBUHAN

1. Hidroponik adalah suatu cara penanaman tumbuhan dengan menggunakan larutan nutrisi dan mineral dalam air dan tanpa menggunakan tanah.

7 Jenis Tanaman Hidroponik Sayur yang Mudah Ditanam, Cocok untuk ...


2. Vertikultura adalah teknik budidaya tanaman dengan cara membuat instalasi secara bertingkat (vertikal) dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah tanaman. Teknik budidaya ini merupakan konsep penghijauan yang cocok untuk diterapkan di daerah perkotaan dan lahan terbatas. Media dalam penanaman menggunakan vertikultur dapat menggunakan tanah atau dengan menggunakan air (dipadukan dengan hidroponik).

Mengenal Vertikultur, Metode Bercocok Tanam Modern – yesiaftania's ...


3. Kultur Jaringan adalah proses perbanyakan tanaman dengan memanfaatkan bagian tumbuhan untuk ditumbuhkan dalam media steril yang mengandung nutrisi dan zat pengatur tumbuh (hormon). melalui teknik ini dapat diperoleh tanaman dalam jumlah yang banyak, sifatnya seragam dan dalam waktu yang singkat.

Kultur Jaringan, Bermanfaat atau Tidak? Halaman all - Kompasiana.com

SISTEM PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN ANGIOSPERMAE

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Gymnospermae (Tumbuhan Berbiji ...

PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN ANGIOSPERMAE

Tumbuhan Angiospermae merupakan tumbuhan yang bakal bijinya tertutup oleh bakal buah.

Tumbuhan Angiospermae melakukan perkembangbiakan secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif)

PERKEMBANGBIAKAN SECARA VEGETATIF

Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan tanpa melalui proses fertilisasi. Perkembangbiakan berlangsung dengan menggunakan potongan bagian tubuh hewan atau tumbuhan yang selanjutnya dapat tumbuh menjadi individu baru.

Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan adalah perbanyakan tumbuhan tanpa melewati proses fertilisasi dan menggunakan bagian tubuh tumbuhan untuk menghasilkan tumbuhan baru.

# PERKEMBANGBIAKAN SECARA VEGETATIF ALAMI :

- Rhizoma (Rimpang),Pada batang terdapat ruas dan buku. Pada buku inilah tempat tumbuhnya tunas yang akan berkembang menjadi tumbuhan baru. Beberapa tumbuhan berkembang biak dengan tunas pada batang yang ada di dalam tanah. Batang yang ada di dalam tanah disebut rhizoma. contoh tumbuhan yang perkembangbiakannya dengan rhizoma adalah jahe, kunyit, lengkuas, dan temu lawak.

- Stolon (garagih), Batang tumbuhan yang menjalar di atas tanah disebut stolon (geragih). Tunas dapat tumbuh pada buku dari stolon. Saat tunas terpisah dari tanaman induk, tunas sudah mampu tumbuh menjadi individu baru, contohnya strowberry dan pegagan
- Umbi Lapis, susunan berlapis-lapis yang terdiri atas daun yang menebal, lunak, dan berdaging serta batang yang berupa bagian kecil pada bagian bawah umbi lapis yang disebut dengan cakram. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa umbi lapis (bulbus) merupakan modifikasi batang dan daun. contoh bawang merah, lili, tulip
- Umbi Batang, batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggembung yang berisi makanan cadangan, pada bagian umbi terdapat calon tunas yang dapat tumbuh menjadi individu baru. contoh kentang, ubi jalar

 - Tunas, tumbuhan yang dapat tumbuh menjadi individu baru. contoh pisang
- Tunas Adventif, tunas yang tumbuh pada bagian tubuh individu dewasa. contoh cocor bebek, cemara
# PERKEMBANGBIAKAN SECARA VEGETATIF BUATAN :

a. Cangkok

Mencangkok Bonsai: Cangkok Sebagai Alat Dalam Menciptakan Bonsai ...


b. MerundukMerunduk dapat dilakukan dengan membenamkan tangkai tanaman ke tanah, sehingga bagian yang tertanam dalam tanah tumbuh akar. Jika akar telah tumbuh, tanaman dapat dipisahkan dari induk. Merunduk dapat dilakukan pada tanaman yang memiliki cabang batang yang panjang dan lentur, misalnya bunga Alamanda
Reproduksi Vegetatif Alami dan Buatan pada Tumbuhan - DosenBiologi.com


c. Setek, yaitu cara perkembangbiakan vegetatif dengan memotong (memisahkan dari induk) suatu bagian tanaman dan kemudian ditanam untuk menghasilkan individu baru, misalnya untuk menanam ketela pohon dapat menggunakan batangnya atau disebut setek 
Cara Menyetek Tanaman

PERKEMBANGBIAKAN SECARA GENERATIF 

Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang melibatkan sel kelamin berupa sel sperma yang dihasilkan dari perkembangan benang sari dan sel telur yang dihasilkan pada putik

1. BAGIAN-BAGIAN BUNGA


Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan peristiwa penyerbukan. Setelah proses penyerbukan, dilanjutkan dengan pembuahan atau fertilisasi membentuk zigot. 

2. PENYERBUKAN

Penyerbukan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari atau polen ke kepala putik. Setelah peristiwa penyerbukan, akan terjadi proses fertilisasi atau pembuahan yang membentuk zigot. Zigot akan berkembang menjadi embrio. Embrio akan berkembang menjadi biji.

# Penyerbukan berdasarkan perantaranya ada 4 yaitu : 
    a. Anemogami, Penyerbukan dengan bantuan angin, contoh padi, jagung
    b. Hidrogami, Penyerbukan denganbantuan air, contoh Hydrilla verticilata 
    c. Antropogami, Penyerbukan dengan bantuan manusia, contoh bungan anggrek bulan, bunga vanili
    d. Zoidiogami, Penyerbukan dengan bantuan hewan, ada 4 :
            1. Entomogami, penyerbukan dengan bantuan serangga. contoh bunga mawar
            2. Ornitogami, penyerbukan dengan bantuan burung. contoh bunga dadap
            3. Kiropterogami, penyerbukan dengan bantuan kelelawar. contoh tananam kaktus
            4. Malakogami,penyerbukan dengan bantuan siput,contoh bunga Rhodea japonica

# Penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari ada 4 yaitu :

    1. Autogami (penyerbukan sendiri) yaitu jika serbuk sari yang menempel pada putik berasal dari bunga itu sendiri.
    2. Geitonogami (penyerbukan tetangga), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada putik berasal dari bunga lain pada tumbuhan itu juga
    3. Allogami (penyerbukan silang), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada kepala putik berasal dari bunga pada tumbuhan lain tetapi masih sejenis
    4. Hibridogami (penyerbukan bastar), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada kepala putik berasal dari bunga pada tumbuhan lain yang berbeda jenis

3. FERTILISASI (PEMBUAHAN) 

Tahukah kamu apa yang terjadi pada serbuk sari setelah proses penyerbukan? Serbuk sari memiliki inti vegetatif dan inti generatif. Setelah serbuk sari melekat pada kepala putik (stigma) yang sesuai (berasal dari tumbuhan yang sejenis), serbuk sari akan menyerap air dan berkecambah membentuk buluh serbuk sari. Buluh serbuk sari tumbuh dan bergerak menuju bakal buah melalui tangkai putik. Inti sel generatif di dalam buluh serbuk sari akan membelah menjadi dua. Dua inti sel generatif tersebut akan berkembang menjadi dua inti sel sperma. Satu inti vegetatif di dalam serbuk sari berperan menjadi penuntun gerak tumbuh buluh serbuk sari ke bakal biji. Satu inti sel sperma membuahi inti sel telur (ovum) membentuk zigot (calon individu baru), dan satu inti sel sperma yang lain membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperma atau cadangan makanan. Pada proses ini terjadi dua kali pembuahan sehingga disebut dengan pembuahan ganda

Proses Pembuahan (Fertilisasi) Tumbuhan Angiospermae dan Gambarnya


4. PENYEBARAN BIJI

#Cara penyebaran biji dan jenis-jenis perantaranya :

a. Anemokori : proses penyebaran biji dengan bantuan angin. contoh bunga dandelion, kamboja
Dandelion flying on green background Photograph by Bess Hamiti

b. Hidrokori : proses penyebaran biji dengan bantuan air. contoh kelapa, bakau
Pras Academy - SMP: Penyebaran Biji Tumbuhan

c. Antropokori : proses penyebaran biji dengan bantuan manusia
Cara Penyebaran Biji Tanaman

d. Zookori : proses penyebaran biji dengan bantuan hewan.

Zookori ada 4 :
    1. Entomokori, penyebaran biji dengan bantuan serangga. contoh wijen, tembakau
    2. Kiropterokori, dengan bantuan kelelawar. contoh jambu biji, mangga
    3. Ornitokori, dengan bantuan burung. contoh beringin, benalu
    4. Mammokori, dengan bantuan mamalia.contoh biji kopi

5. PERKECAMBAHAN

Biji yang mengalami penyebaran kadang-kadang tidak langsung menjadi individu baru. akan tetapi biji tersebut dapat mengalami dormansi (keadaan istirahat). Biji yang mengalami dormansi dapat memasuki proses perkecambahan menjadi tumbuhan baru karena dipengaruhi beberapa faktor. salah satu faktor yang berperan dalam mengakhiri masa dormansi sehingga biji akan berkecambah adalah air.

KEMAGNETAN (PART 2)

  TEORI DASAR KEMAGNETAN 1.       MAGNET           A.       Bentuk Magnet ·    Magne...